Chipset PC Terbaru yang Lancar untuk Download Film di GudangMovie

Chipset PC Terbaru yang Lancar untuk Download Film di GudangMovie – Para penggemar PC akhirnya bisa bernafas lega. Setelah hingar bingar Broadwell selesai, kita bisa fokus untuk melihat performa dari komponen-komponen CPU Skylake dan chipset Z170 baru dari Intel. Tidak ada lagi komponen setengah jadi yang 65 Watt! Komponen PC Skylake baru dalam bentuk Core i7-6700K dan i5-6500K yang sudah diluncurkan dengan Thermal Design Power (TDP) 91 Watt diharapkan akan mengacu ke CPU yang dibuat untuk performa. Nah, CPU sudah tersedia, bagaimana dengan chipset Z170 yang menawarkan beberapa penambahan performa dari Z97 yang dirilis tahun lalu? Kami akan terangkan fitur-fitur utamanya dan efeknya DDR4 Muncul Di Mainstream Salah satu langkah besar dari Z170 Intel adalah dukungan ke memori DDR4, menandakan bahwa DDR4 akan tersedia pertama kalinya untuk chipset selain X99 yang hanya ditujukan ke ultra antusias. Malahan motherboard Skylake akan hanya mendukung RAM DDR4 dan DDR3L, tidak lagi DDR3. Juga berhubung slotnya berbeda untuk setiap tipe memori, motherboard hanya bisa mendukung salah satu, dan kebanyakan motherboard akan menuju ke DDR4 karena kelebihannya dibanding modul-modul DDR3 lawas.

Pertama, DDR4 menggunakan listrik yang lebih rendah di 1.2V, dibanding 1.5V di DDR3. Ia juga mengklaim kecepatan transfer yang lebih cepat – kontroler memori Skylake mendukung 2.133MHz dari DDR4 standarnya, sementara DDR3 hanya 1.600MHz di CPU Haswell dan Z97. Lagipula, DDR4 mempunya densitas memori yang lebih tinggi sehinga bisa dibuat menjadi modul 16GB. Z170 Intel mendukung sampai 64GB dengan empat DIMM, bila Anda perlu RAM sebanyak-banyaknya. Pabrikan juga menjual kit-kit dengan frekwensi tinggi yang mulai susah dijangkau oleh DDR3. Contohnya, memori G.Skill Trident Z bisa di-overclock sampai 4.000MHz, hamper dobel dari kemampuan dasar di 2.133MHz. Walau memiliki banyak keuntungan di atas, DDR4 sedikit lebih lambat dari DDR3 di CAS karena frekwensi memori yang lebih tinggi. Latensi CAS adalah pengukuran waktu atau clock cycle yang diperlukan oleh memori untuk mengirim data kembali ke prosesor ketika ia menerima suatu perintah. Sebaliknya, frekwensi memori menunjukkan seberapa cepat sistem bisa mengakses data di RAM. Jadi walaupun latensi CAS yang lebih tinggi berarti DDR4 lebih lambat, hasil komputasinya belum tentu berbanding lurus karena keduanya mempengaruhi performa memori secara bersama-sama. Performa memori lebih tepat ditentukan oleh latensi waktu sebenarnya yang diukur dengan nano detik. Kecepatan clock memori yang lebih cepat menghasilkan cycle clock yang lebih pendek antara waktu memori menerima perintah dan merespon perintah tersebut. Jadi biarpun latensi CAS naik – lebih banyak cycle – latensi waktu yang sebenarnya bisa berkurang, dengan hasil akhir memori yang lebih cepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *