Kiprah BPPT Surabaya Dalam Pembangunan Perkebunan

Kiprah BPPT Surabaya Dalam Pembangunan Perkebunan

Balai besar perbenihan dan pro teksi tanaman perkebunan (bbpptp) merupakan unit pelaksana pusat (upt) direktorat Jenderal perkebunan yang memiliki peran strategis dalam peng awalan keberhasilan pemba ngunan perkebunan. bbpptp surabaya melak sanakan program dan kegiatan pengembangan teknologi terapan, pengawasan mutu, dan pembangunan nasional.

Selain itu, lembaga ini juga mengembangkan jaringan laboratorium untuk kepentingan pembangunan nasional, penyejahteraan masyarakat, dan pelestarian lingkungan hidup. Bidang Proteksi bbpptp surabaya memiliki laborato rium dalam bidang proteksi untuk pengujian mutu agensia pengendali hayati (aph).

laboratorium yang telah ber komitmen melaksanakan system mutu iso/iec 17025:2005 ini telah terakre ditasi komite akreditasi nasional (kan) se bagai laboratorium penguji mutu aph meliputi Beauveria bassiana, Trichoderma harzianum, dan Metar hizium anisopliae dengan ruang lingkup pengujian meliputi kerapatan spora, viabilitas spora, dan uji antagonis.

selain itu bbpptp surabaya juga mera kit teknologi spesifik lokasi proteksi ta naman perkebunan. bentuknya adalah biopestisida berbahan aktif jamur ento mopatogen dan jamur antagonis, virus, bakteri, nematodaentomopatogen, ja mur mikroza serta parasitoid Tricho gramma spp. pengembangan rakitan teknologi juga dilakukan untuk menanggulangi lahan kritis dan kekeringan. teknologi ini te lah diuji pada kebun kakao dan terbukti mampu meningkatkan pro duktivitas kakao dengan cara memperbaiki struktur tanah.

pengembangan rakitan teknologi juga dilakukan untuk pengendalian hama terpadu (pht) tanaman tebu, khususnya uret tebu Lepidiota stigma. pengaplikasian teknologi ini berhasil menekan populasi dan serangan L. stigma di bawah ambang kendali serta mampu meningkatkan produktivitas tebu secara kualitas dan kuantitas. parasitoid Trichogramma spp. yang bersifat polifag mudah beradaptasi dan bisa mengendalikan berbagai macam hama dimanfaatkan sebagai agen pengen dali hayati. parasitoid ini diperbanyak dan dilepas untuk mengendalikan hama penggerek pucuk (Scircophaga sp.) dan penggerek batang (Chilo sp.)

pada tebu. teknologi lainnya adalah pupuk hayati berbasis mikoriza (glomoFert)yang berfungsi sebagai perisai hidup tanam an dari infeksi patogen dan keadaan ling kungan (kekeringan, tingkat kesu bur an rendah, dan keracunan lo gam berat). pupuk ini juga mening kat kan kua litas dan daya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *