Katanya, Induksi Bisa Picu Autisme Bag3

Selama mamil dan bayi dalam kandungan masih dalam kondisi sehat, induksi bisa terus dilakukan hingga bayi siap untuk dilahirkan secara normal. Selama proses induksi, kesehatan bayi memang dapat mengalami penurunan, meskipun itu hal yang jarang. Ada kemungkinan kontraksi buatan yang dihasilkan selama induksi menimbulkan rasa tak nyaman pada janin sehingga menyebabkannya stres.

Baca juga : Beasiswa d3 ke S1 Luar Negeri

Bila tak segera ditangani, janin bisa masuk dalam kondisi gawat, seperti kekurangan oksigen atau detak jantungnya melemah. Untuk meng hindari hal tersebut, dokter akan terus memantau hasil CTG guna menentukan, apakah janin masih dalam kondisi baik atau tidak untuk dilanjutkannya proses induksi. Dengan demikian, bila jalan lahir tak juga membuka, padahal kesejahteraan bayi mulai menurun, bukan tak mungkin induksi akan berakhir pada operasi sesar.

Selain komplikasi kesehatan, faktor kesiapan mamil juga ikut menentukan berhasil atau tidaknya prosesinduksi untuk mencapai pembukaan lengkap. Pasalnya, induksi ditujukan untuk menciptakan rasa mulas dengan frekuensi yang dinaikkan secara bertahap, sehingga bukan tak mungkin Mama akan tak tahan dengan rasa sakit yang ditimbulkan. Itulah mengapa, tak sedikit mamil yang berpendapat, mulas pada saat induksi lebih sakit daripada mulas pembukaan biasa. Apalagi, kontraksi memang “dibuat” lebih cepat ketimbang kontraksi yang terjadi secara alami.

Nah, apakah Mama mampu bertahan dengan rasa sakit tersebut? Jika Mama merasa benarbenar tak kuat, biasanya induksi akan dihentikan dan dilakukan operasi sesar. Itu sebab, induksi perlu pengawasan yang ketat dari dokter. Jadi, bukan berarti, kalau dilakukan induksi, maka akan selalu diakhiri dengan operasi sesar.

Selain itu, agar induksi berjalan lancar, sebaiknya Mama juga memastikan semua tahapan yang harus dilalui dapat berjalan dengan semestinya. Apa saja tahapannya? Lihat boks! Namun, perlu dipahami, tidak semua mamil yang pernah diinduksi akan melewati tahapan induksi yang sama. Jenis dan waktu induksi bergantung pada kondisi Mama maupun janin. Sekitar 20—40% persalinan dimulai dengan proses induksi, begitu isi laporan The American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG).

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *