“Berteman” Dengan Tangga Bag2

Itu sebab, bagi rumah yang memiliki tangga sekaligus balita, sering disarankan untuk membuat pintu di ujung bawah dan atas tangga (tergantung tempat batita beraktivitas) agar ia tak nyelonong naik atau turun tangga tanpa pengawasan.

Baca juga : Beasiswa s2 Jerman

Kita dapat mulai mengajari batita dengan menaiki undakan kecil yang ada di sekitarnya. Undakan antara taman dengan teras rumah, umpama, atau antara jalanan dengan trotoar. Satu-dua undakan saja sudah cukup sebagai awal. Nantinya, sejalan dengan pertambahan usia dan kemampuan batita, ia dapat diajak mendaki anak tangga yang jumlahnya semakin banyak.

Alfa menegaskan, orangtua harus tetap mendampingi anak saat naik turun tangga, terutama pada batita usia 13 bulan hingga 2 tahun. “Mulailah dengan memegang kedua tangan, lalu satu tangan, dan setelah kemampuan gerak batita untuk naik turun tangga tampak lebih ajeg, Mama Papa bisa mulai mempercayakannya untuk berani sendiri. Khususnya setelah anak berusia sekitar 3 tahun,” paparnya.

DIMULAI SATU KAKI DOMINAN Jangan lupa, orangtua serta orangorang terdekat anak adalah contoh yang paling mudah ditiru. Ajaklah batita, “Ayo, Nak, sekarang kita naik ke lantai atas.” Contohkan cara mengangkat kaki dan menarik badan ke atas. Dalam hal ini, kita mungkin perlu membantu menarik badan anak ke atas terlebih dahulu. Berhentilah di setiap anak tangga, karena batita belum dapat langsung melangkah ke anak tangga berikutnya. Sering kali ia justru kembali menggunakan kaki yang sama menuju anak tangga berikutnya. Contoh, si kecil mengangkat kaki kanan untuk naik ke anak tangga pertama.

Setelah berhasil menaikkan kaki kirinya ke anak tangga tersebut, ia kembali mengangkat kaki kanan untuk naik ke anak tangga kedua. Demikian seterusnya. Pada tahap awal, hal ini wajar karena batita masih belajar mengatur pergerakan kakinya. Dengan koordinasi mata serta kaki kanan dan kiri yang semakin baik, ditambah lagi dengan fisiknya yang semakin berkembang dan melihat cara orang dewasa di sekitarnya naik tangga, ia akan semakin mudah melangkahkan kakinya secara bergantian saat menaiki tangga. Untuk mendapatkan manfaat lain, Mama Papa dapat mengajak batita menghitung jumlah anak tangga yang diinjaknya.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *