Mama Ada Petir Bag2

ANTISIPASI Cara paling sederhana mengatasi ketakutan anak pada petir adalah pelukan. Tak perlu berkata apa pun, cukup peluk ia saat ia menghambur ke arah kita. Setelah ia merasa nyaman, ajak anak memerhatikan kilat demi mengantisipasi kapan suara gelegar petir akan muncul. Misal, ketika kilat muncul di langit, ajaklah anak berhitung: satu, dua, tiga, empat, dst sampai petir itu muncul.

Baca juga : Kerja di Jerman

Memang tak setiap jarak antara kilat dan petir itu sama, tetapi paling tidak kita membantu anak bersiap-siap akan datangnya petir begitu melihat kilat di langit. “Ajak anak belajar menemukan pola keterkaitan antara kilat dan petir,” jelas Nessi. Jika memang memungkinkan, bukalah tirai jendela saat hujan (terutama saat pagi-sore hari), sehingga anak tahu suasana hujan itu seperti apa. Ia juga bisa mengamati terjadinya kilat dan petir. Sambil duduk menanti kilat dan petir tiba, ajak anak berbincangbincang. Begitu muncul kilat, mulailah berhitung sampai suara petir muncul.

Artinya anak mulai tahu setiap ada kilat, tak lama akan muncul petir. Kita bisa mengingatkan bahwa suara petir akan sangat keras, jadi bila ia masih sedikit takut, ia bisa menutup kedua telinganya untuk meredam suara keras petir itu. Pada kesempatan lain, jelaskan saat hujan deras dan terdengar banyak suara petir, ia harus berdiam di dalam rumah, tidak boleh bermain di luar karena berbahaya, apalagi sampai di tengah lapangan atau tempat terbuka lainnya. Jelaskan semua hal mengenai bahaya petir (bagaimana bisa terjadi, dan sebagainya) dengan kalimat sederhana tanpa kesan menakutnakuti anak.

Bisa juga saat menghadapi ketakutannya, setelah memeluk si kecil, ajaklah ia beraktivitas bersama, sehingga tidak lagi fokus terhadap bunyi petir. Lakukan hal yang ia sukai, bermain balok, menonton fi lm, mewarnai, umpamanya. Untuk si prasekolah yang lebih besar, kita bisa membacakan sebuah buku tentang asal usul petir. Sehingga anak akan melihat peristiwa alam yang menakjubkan dari sudut pandangnya.

Tambahi juga penjelasan mengenai manfaat petir dalam beragam aspek manusia. Jadi, anak tidak hanya bisa mengantisipasi datangnya petir, tetapi juga lebih memahami fakta di balik terjadinya petir dalam kehidupan. Terakhir, jangan pernah menakut-nakuti si prasekolah akan petir. Cukup, berikan kalimat positif untuk menolongnya keluar dari ketakutan itu, seperti yang telah kita ulas di atas.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *